Kemunafikan dan Keikhlasan

Posted: Januari 29, 2009 in Corat-Coret

Oleh : Anung Razaini F

Ketika anda berada dalam kondisi sangat lapar, dan di depan anda terdapat sepiring makanan yang enak dan siap untuk dimakan, maka apa yang anda lakukan? Jika anda masih dalam taraf manusia normal, tanpa anda menggunakan akal pikiran secara panjang lebar anda pasti akan segera bergegas untuk mengmbil makanan tersebut lalu memakannya. Namun keadaan berbeda ketika disitu terdapat satu orang lain yang mempunyai keadaan yang sama, lapar, maka apa yang anda lakukan pasti berbeda dengan kondisi ketika anda masih sendirian. Terbesit dalam diri kita untuk membagi makanan tersebut kepada orang lain tersebut entah apapun alasannya.

Contoh kondisi tersebut menunjukkan bahwa apa yang kita inginkan terkadang berbeda dengan sikap yang kita lakukan. Banyak hal yang mendorong kita untuk bersikap tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya kita inginkan. Kondisi tersebutlah yang kemudian saya sebut munafik, yaitu sebuah sikap dimana dalam melakukan sesuatu tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya kita inginkan/harapkan.
Sikap munafik tanpa terpikirkan kita sering melakukannya. Kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan sebenernya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Namun berbagai alasan yang membuat kita berbuat atau bersikap seperti itu.

Pada dasarnya manusia mempunyai sifat bebas, yaitu dia mempunyai hasrat untuk berkehendak sesuai dengan apa yang dia inginkan, seperti contoh yang telah saya utarakan diatas, ketika orang itu sedirian maka dia akan mengambil seluruh makanan, namun ketika dia bersama orang lain atau makhluk lain maka timbul alasan untuk dia memberikan sebagian atau seluruh makanan kepada orang lain tersebut, entah itu alasannya karena rasa sosial, rasa takut, konsep agama yang ada dalam dirinya maupun berbagai alasan yang ada dalam diri orang tersebut. Dan pada dasarnya seseorang tersebut mempunyai keinginan untuk memakan seluruh makanan tersebut. Itulah sifat bebas yang saya maksudkan.

Sifat tersebut terbataskan karena terdapat apapun di sekitarnya. Maka manusiapun harus bertoleransi agar dapat meneruskan kelangsungan kehidupannya. Sifat bebas yang ada dalam diri maunisa dapat berdampak negatif maupun positif, karena bisa menjadikan manusia menjadikan makhluk yang buas bagi yang di sekitarnya, baik itu manusia lain maupun mahkluk lainnya(nilai negatifnya). Namun sifat yang bebas tersebut dapat pula mengeluarkan potensi-potensi yang dimilikinya tanpa terbataskan.

Dan apa hubungannya munafik dengan ikhlas?
Jika munafik itu sebuah sikap dimana dalam melakukan sesuatu tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya kita inginkan/harapkan, maka ikhlas adalah kebalikan dari munafik yaitu sikap dimana melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang sebenarnya kita inginkan/harapkan.

Sikap ikhlas yang terbentuk saat ini, sejauh apa yang saya amati dalam kehidupan yang saya jalani, adalah sebuah sikap yang mempunyai kencenderungan ke arah yang baik. Namun saya tidak akan membahas baik buruk. Karena baik dan buruk tergantung bentukan nilai yang ada dalam masyarakat yang tertanam dalam konsep yang ada di dalam diri masing-masing manusia. Jadi akan sangat relatif.

Jadi ikhlas pun mempunyai nilai negatif dan positif tergantung bagaimana kita menempatkannya. Seorang yang merampok orang lain karena dia mempunyai keinginan untuk merampok, bisa dibilang ikhlas. Dan orang yang tidak mau berzina karena takut dengan neraka, maka orang tersebut bisa digolongkan munafik. Kesemuanya itu tergantung bagaimana menyikapinya.

Komentar
  1. wisty mengatakan:

    eeeehhhhhmmmm… kayanya seh simple banget ya a tulisannya.. tapi, maknanya daleeeemmm banget… karena saking dalemnya, neng ga ngerti aa… heheheheheehee… ya ya ya ya, setiap orang punya penilaian berbeda tentang dirinya… begitu juga halnya dengan masalah yang aa angkat ini… cukuplah buat dimengerti.. tapi, blum cukup untuk menunjukkan sesuatu yang orang lain dapat melakukan itu…
    but…. U do u’r best kan…. dan …………………………..
    TERUSLAH BERKARYA!!!!!!!!

    • raza23 mengatakan:

      salam.

      makasih udah komentar di blog aa’..
      sering2 main kesini .. kasih tanggapan aja apapun aa’trima ..

      dalam tulisan aa’ini, aa’tidak mencoba untuk mempengaruhi orang lain untuk melakukannya hal seperti apa yang aa’tulis .. syukur2 kalo udah bisa dipahami, nanti turunan sikapnya tergantung tingkat pemahaman dan interpretasi masing2 orang ..

      salam.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s